Camat Tapung Hilir Melakukan Tepung Tawar Kepada Calon Jemaah Haji

Tapung Hilir – Dalam suasana hangat dan penuh khidmat camat tapung hilir, nurmansyah,S.STP.MM melakukan tepung tawar kepada 5 orang calon jemaah haji di masjid Al Iklas desa koto garo kecamatan tapung hilir.sebanyak 24 orang calon jemaah yang berangkat pada tanggal 26 april 2026.(17/04/2026).

Prosesi pelepasan dengan tradisi tepung tawar sebagai bentuk doa dan harapan agar para jemaah memperoleh keselamatan serta menjadi haji yang mabrur.

Kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan lantunan kalimat Talbiyah ini dihadiri Camat Tapung Hilir Nurmansyah. S.STP. MM,Pj kepala desa koto garo,Ninik mamak, Babinkantibmas, Pengurus IPHI kota garo, Jamaah masjid al iklhas kota garo,Perangkat desa dan para calon jemaah haji.

Dalam sambutannya,Nurmansyah.S.STP.MM menekankan pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas, serta menjunjung tinggi nama baik bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci.

“Berbahagialah Bapak Ibu sekalian, karena ini adalah panggilan dari Allah. Tidak semua yang mampu mendapat kesempatan ini,” kata Nurmansyah.

Kepada jamaah Calon Haji,Nurmansyah mengingatkan bahwa kondisi fisik yang prima merupakan kunci utama dalam menjalankan ibadah haji. Ia juga mengimbau jemaah untuk saling peduli dan membangun semangat teamwork selama berada di Tanah Suci.

“Kita harus saling menjaga, baik kesehatan pribadi maupun sesama jemaah. Dengan kerja sama yang baik, insya Allah seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar,” tegas nurmansyah.

Selain itu,Nurmansyah juga berkelakar mengenai godaan kuliner di Arab Saudi yang didominasi olahan daging kambing. Ia mengingatkan jemaah agar tetap menjaga pola makan guna menghindari penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol.

Selanjutnya,nurmansyah juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kekompakan dan menghindari konflik yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.

“Kesempatan berhaji ini tidak mudah didapat. Jangan disia-siakan hanya karena persoalan kecil. Jaga lisan, kendalikan emosi, dan fokuslah pada ibadah,” pesan nurmansyah.

Kemudian nurmansyah berpesan bahwa jemaah haji merupakan duta bangsa Indonesia di mata dunia, sehingga penting untuk menjaga kebersihan, ketertiban, serta mematuhi seluruh arahan petugas haji.

Prosesi pelepasan semakin bermakna dengan dilaksanakannya tepung tawar, sebuah tradisi yang sarat makna doa, keselamatan, dan keberkahan bagi para jemaah sebelum menunaikan ibadah haji.(*)







Pos terkait