Bangkinang Kota – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kampar terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui program Mobil Pelayanan Keliling “Kampar di Hati, Melayani Masyarakat dengan Sepenuh Hati”.
Sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Disdukcapil Kampar kini mengutamakan pelayanan keliling ke berbagai sekolah tingkat SMA, MA dan SMK, khususnya bagi para pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).
Pelayanan jemput bola tersebut kembali dilaksanakan pada Senin, (10/08/2026), bertempat di Aula Pondok Pesantren Assalam. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Kampar, H. Muslim, didampingi Kabid Pendaftaran Penduduk (Dafduk) Farida, SE., MM, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dede Firmansyah, serta Ketua Yayasan Pondok Pesantren Assalam, Dr. M. Amin, S.Pd., M.Pd.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Disdukcapil melaksanakan perekaman e-KTP bagi pemula, terutama para santri yang telah memenuhi persyaratan dan memasuki usia wajib KTP.
Tidak hanya perekaman e-KTP, pelayanan juga dirangkai dengan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi para guru dan tenaga pendidik di lingkungan Pondok Pesantren Assalam.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Kampar, H. Muslim, mengatakan pelayanan jemput bola ke sekolah merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan para pelajar yang telah memasuki usia wajib KTP tidak perlu meninggalkan aktivitas belajar hanya untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.
Menurutnya, dengan hadirnya Mobil Pelayanan Keliling Kampar di Hati, Disdukcapil berkomitmen membawa pelayanan langsung mendekati masyarakat, termasuk ke lingkungan sekolah dan pondok pesantren.
“Kami ingin pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah, cepat dan dekat dengan masyarakat. Karena itu, pelayanan keliling ini kita arahkan juga ke sekolah-sekolah SMA, MA dan SMK yang siswanya sudah memasuki usia wajib e-KTP,” ujar H. Muslim.
Ia menambahkan, perekaman e-KTP sejak dini sangat penting agar para pelajar memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan administrasi di kemudian hari.
Selain perekaman e-KTP pemula, Disdukcapil Kampar juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan IKD sebagai bagian dari transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.
“Tidak hanya e-KTP, kita juga mengaktifkan IKD. Hari ini para guru di Pondok Pesantren Assalam juga kita bantu melakukan aktivasi IKD. Ini merupakan bagian dari upaya kita mendorong masyarakat agar semakin terbiasa menggunakan layanan kependudukan secara digital,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Assalam, Dr. M. Amin, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan pelayanan jemput bola tersebut. Menurutnya, kehadiran langsung Disdukcapil di lingkungan pesantren sangat membantu para santri maupun guru dalam memperoleh pelayanan administrasi kependudukan.
Pelaksanaan pelayanan di Aula Pondok Pesantren Assalam tersebut berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari para santri serta tenaga pendidik.
Melalui pelayanan jemput bola ini, Disdukcapil Kampar berharap semakin banyak pelajar yang telah memasuki usia wajib KTP segera melakukan perekaman e-KTP, sekaligus mendorong masyarakat untuk mengaktifkan IKD.
“Kampar di Hati, Melayani Masyarakat dengan Sepenuh Hati” menjadi semangat Disdukcapil Kabupaten Kampar untuk terus menghadirkan pelayanan adminduk yang lebih dekat, mudah, cepat dan membahagiakan masyarakat.












