Tiba dari Tanah Suci, Jemaah Haji Rohil Disambut Langsung Bupati

Bupati Rokan Hilir. H Bistamam Menjemput Jemaah Haji Asal Rohil di Batam

Batam – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Minggu (7/6/2026) malam.

Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, para jemaah disambut langsung oleh Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, sebagai bentuk penghormatan dan perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang baru kembali dari perjalanan spiritual paling sakral dalam kehidupan seorang Muslim. Dalam penyambutan tersebut, Bupati H. Bistamam didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Rokan Hilir, Tatik Sri Rahayu.

Turut hadir mendampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Rokan Hilir, Yulisma, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Rohil, Rahmatul Zamri.

Kehadiran langsung jajaran Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir di Batam tidak sekadar menjalankan fungsi seremonial, melainkan merepresentasikan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang humanis, sekaligus memastikan proses kepulangan para jemaah berlangsung dengan aman, nyaman, dan tertib hingga kembali ke kampung halaman.

Setibanya di Bandara Internasional Hang Nadim, Bupati bersama rombongan segera berbaur dengan para jemaah sebelum mendampingi mereka menuju Asrama Haji Embarkasi Batam. Di tengah perjalanan, suasana kekeluargaan tampak begitu terasa. Bupati terlihat menyapa satu per satu jemaah, berbincang hangat, serta menanyakan kondisi kesehatan mereka setelah menempuh perjalanan panjang dari Kota Mekkah menuju Indonesia.

Interaksi tersebut menjadi momentum pelepas rindu sekaligus bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan seluruh jemaah berada dalam kondisi sehat dan siap melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Rokan Hilir. Bupati H. Bistamam menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji dalam keadaan selamat dan sehat. Menurutnya, keberhasilan para jemaah menunaikan rukun Islam kelima merupakan kebahagiaan yang tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hilir secara keseluruhan. “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Rokan Hilir. Alhamdulillah, kita sangat bersyukur karena bapak dan ibu sekalian dapat kembali dengan selamat, sehat walafiat, serta tanpa kekurangan suatu apa pun,” ujar Bistamam.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalankan selama berada di Tanah Suci memperoleh ridha dan diterima oleh Allah SWT sebagai amal ibadah yang sempurna.

Menurutnya, perjalanan haji bukan hanya merupakan ibadah ritual semata, tetapi juga proses transformasi spiritual yang diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Bupati menilai nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, serta semangat persaudaraan yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi modal sosial yang berharga dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan pembangunan daerah.

“Semoga segala pengorbanan, kelelahan, dan perjuangan selama menunaikan ibadah haji bernilai pahala di sisi Allah SWT. Kami juga mendoakan agar seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah. Lebih dari itu, kami berharap sekembalinya ke tengah masyarakat, para jemaah dapat menjadi teladan dalam kehidupan sosial, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta turut mendoakan kemajuan Kabupaten Rokan Hilir agar semakin maju, religius, dan sejahtera,” tuturnya.

Penyambutan tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam momentum keagamaan yang sarat makna. Di tengah dinamika pembangunan daerah, kehadiran pemerintah pada momen-momen kemasyarakatan seperti kepulangan jemaah haji dinilai penting sebagai bentuk pelayanan publik yang tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh dimensi sosial, spiritual, dan kemanusiaan. Bagi para jemaah, kepulangan ke tanah air menandai berakhirnya perjalanan ibadah yang panjang.

Namun bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, momentum tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai religius sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan, harmonis, dan berkeadaban.(*Ril*)







Pos terkait