Pekanbaru – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menekan laju inflasi, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Riau Pangan Bertuah (BUMD Pangan Provinsi Riau). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dilaksanakan di Pekanbaru, Kamis (30/4/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar, Dr. Yuli Usman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan momentum penting yang dilandasi semangat kolaborasi antar pihak dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.
“Hari ini merupakan momentum krusial bagi kita semua untuk melangkah bersama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mengendalikan inflasi, khususnya di wilayah Kabupaten Kampar yang kita cintai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa langkah nyata dari kerja sama ini akan diwujudkan melalui berbagai program strategis, di antaranya pelaksanaan kegiatan pangan murah serta program-program lain yang mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kampar atas kepercayaan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. Peran BUMD Pangan sangat strategis sebagai off taker hasil pangan lokal. Kami siap mengambil peran dalam menjaga ketersediaan pasokan serta stabilitas harga, baik di tingkat petani maupun masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberadaan BUMD Pangan diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama dalam pengendalian inflasi daerah, sejalan dengan arahan Plt. Gubernur Riau. Ke depan, berbagai komoditas pangan akan menjadi prioritas dalam aksi nyata guna menjaga stabilitas ekonomi di Kabupaten Kampar.
Di akhir kegiatan, Dr. Yuli Usman menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjalankan amanah pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan.
“Kami tetap berkomitmen tinggi dalam melaksanakan program-program ketahanan pangan, khususnya dalam pengendalian inflasi dan menjaga keamanan pangan di tengah dinamika kenaikan harga bahan pokok,” tutupnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar. (87/ISR)









