Bangkinang – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan primer agar semakin dekat, terpadu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan LP/LS dalam rangka Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer, dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai fokus utama pembahasan.
Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari, 5–7 Agustus 2026, tersebut diikuti secara penuh oleh seluruh 32 Puskesmas se-Kabupaten Kampar, bersama penanggung jawab program, perwakilan fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) jejaring yang bekerja sama dengan masing-masing Puskesmas, serta penanggung jawab program terkait di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.
Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, sekaligus memastikan pelaksanaan CKG di Kabupaten Kampar tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Hadir sebagai narasumber tenaga ahli dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dr. Zuainah, M.Gizi, yang memberikan arahan, panduan teknis, serta pembahasan mendalam mengenai standar operasional dan pengelolaan program kesehatan di tingkat pelayanan dasar.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa CKG harus dimaknai lebih luas dari sekadar pemeriksaan kesehatan.
«“Cek Kesehatan Gratis bukan hanya sekadar kegiatan skrining atau pemeriksaan yang berhenti di saat hasil diketahui. Lebih dari itu, hasil dari skrining tersebut serta jaminan tindak lanjut yang tepat dan berkelanjutan menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.»
Menurutnya, keberhasilan CKG tidak cukup hanya dilihat dari berapa banyak masyarakat yang telah diperiksa. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk memberikan penanganan kesehatan yang tepat, cepat, dan berkesinambungan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Poppy Rahmadhini, SKM, M.Si, menegaskan komitmen Dinas Kesehatan dalam menjaga mutu pelaksanaan program di lapangan.
«“Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar bertekad dan berkomitmen bahwa pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis tidak hanya mengejar capaian dari segi kuantitas jumlah pemeriksaan. Yang tidak kalah penting, kualitas pelayanan, ketepatan hasil, dan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat menjadi ukuran keberhasilan yang utama,” ujarnya.»
Melalui penguatan LP/LS ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar berupaya membangun jejaring pelayanan yang semakin solid antara Puskesmas, Fasyankes jejaring, serta lintas program dan lintas sektor.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memastikan masyarakat tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara dini, tetapi juga memperoleh pendampingan dan tindak lanjut apabila ditemukan faktor risiko maupun permasalahan kesehatan.
Dengan demikian, Cek Kesehatan Gratis menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Kampar.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar berkomitmen menjadikan setiap hasil pemeriksaan sebagai langkah awal untuk menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh—dari skrining, penemuan dini, edukasi, pemantauan, hingga penanganan lanjutan.
Semangatnya sederhana namun bermakna: masyarakat diperiksa bukan sekadar untuk mengetahui, tetapi untuk ditindaklanjuti agar tetap sehat dan terlindungi.
Melalui pelayanan yang semakin terintegrasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar berharap CKG mampu menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Kampar yang lebih sehat, produktif, dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu serta berkeadilan.***












